BERITA PEMDA

Inilah Kelebihan Irigasi Curah Portable Budidaya Bawang Merah

   PENGGUNAAN teknologi irigasi curah portable untuk mengatasi efesiensi pengairan pada pertanian budidaya bawang merah. Demikian dikatakan Penyeluluh Pertanian di Kabupaten Kotawaringin Barat, Prayitno, Rabu (2/8).

   Pada irigasi curah portable petani dapat mengatur kebutuhan air pada tanaman bawang merah, karena pada mata nozel dapat diatur dengan ukuran tertentu sehingga dalam menyemprotkan air irigasi curah tidak membuang-buang banyak air.

   Selain itu teknologi ini curah portble ini pada tanaman juga menuntungkan karena mengurangi beban petani, lebih ringan dan tidak mengeluarkan banyak tenaga hal ini bisa dibandingkan dengan metode penyiraman secara tradisional.

   Ia juga menerangkan dengan penggunaan irigasi curah portable ini petani dapat menciptakan efesiensi pada sistem pengairannya dan dapat di aplikasikan pada budidaya bawang merah dengan kondisi lahan kering.

  “Dapat mengontrol pemberian air pada budidaya bawang, desain dapat dirancang fleksibel, dapat dilakukan fertigation atau pemberian nutrisi tanaman melalui sistem irigasi dan dapat digunakan untuk mengontrol iklim,” imbuhnya.

   Dijelaskan, kelebihan lain dalam irigasi curah portable adalah menjaga tanah tetap lembut, dapat dibongkar pasang sesuai kebutuhan karena sifatnya yang portable dan dapat digunakan pada musim kemarau karena dilengkapi dengan embung/kolam penampung air hujan.

   Untuk diketahui dengan teknologi irigasi curah portabel maka hasil panen budidaya dapat meningkat dengan bibit 25 kg bibit bawang merah dapat menghasilkan 300 kg artinya dengan luasan lahan 1 hektare dengan bibit 1 ton akan menghasilkan 10 ton bawang merah berkualitas.

 

(PALANGKA POST, Kamis 3 Agustus 2017)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *