BERITA PEMDA

Alasan Kemanusiaan PKL Diizinkan Jualan Selama Ramadan

PANGKALAN BUN-PPOST

   Para pedagang kaki lima ini memanfaatkan momen keberadaan pasar ramadan di kawasan taman kota itu, mereka nekat berjualan hingga ke atas trotoar yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.

   Pantauan di lapangan, keberadaan PKL di kawasan itu menambah kesah kumuh, sebabnya gerobak dan lapak para pedagang tidak dibawa pulang dan di tinggalkan di kawasan itu dengan hanya ditutupi terpal.

   Gerobak dan lapak itu baru digunakan kembali oleh pedagang pada sore hari sekitar pukul 15.00 Wib bersamaan dengan mulai ramainya pasar ramadan.

   Kepala Bidang Ketertiban Umum, Dinas Satpol PP dan Damkar Kobar, Supiansyah mengakui bahwa sebelumnya kawasan pernah dilakukan penertiban PKL oleh Satpol PP dan kawasan tersebut harus bebas dari aktifitas PKL dari pagi hingga siang hari.

  Namun, karena pertimbangan kemanusiaan pihaknya mengizinkan untuk PKL berjualan hingga lebaran Idul Fitri.

  “Terlebih pada bulan suci ramadan ini mereka kita berikan kesempatan untuk kembali berjualan,” kata Supiansyah. Rabu (14/6).

    Walau begitu Supiansyah menegaskan bahwa apabila selepas lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah para pedagang masih berjualan di lokasi tersebut maka pihaknya akan kembali menerbitkan pedagang. Selain itu, gerobak dan lapak yang sengaja ditinggal pemiliknya apabila tidak dibawa pulang maka Satpol PP akan membawanya.

    “Toleransi ini hanya di bulan ramadan, selepas ini kami akan bertindak tegas apabila masih berjualan,” tegasnya.

 

(PANGKALAN BUN, Kamis 15 Juni 2017) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *