BERITA PEMDA

Sidak Distributor Beras Kimia

    PANGKALAN BUN- Sindikat beras hasil olahan bahan kimia yang berhasil diungkap Polres Malang, Jawa Timur turut membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar was-was. Apalagi pemilik pabrik menyebutkan jika bahwa beras yang diolah dengan bahan kimia itu disalurkan ke beberapa daerah, salah satunya Pangkalan Bun.

    Menanggapi hal itu, Wakil bupati Kobar Ahmadi Riansyah mengaku jika pihaknya belum mendapat bukti bahwa ada beras yang di maksud. Namun, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, akan ada sidak ke distributor – distributor beras di Kobar.

   “Akan kami lakukan sidak ke distributor-distributor beras,” kata Ahmad ketika melakukan sidak di Pasar Tembaga Indah, beberapa waktu lalu.

   Ia menjelaskan, sidak itu dimaksudkan untuk memastikan bahwa beras yang beredar di masyarakat itu terjamin kesehatan dan kualitasnya. Dalam hal ini, lanjutnya, berdasarkan pengalaman pribadi ia pernah menemukan beras yang kualitasnya berbeda dengan labelnya.

  “Kita cek apakah kualitasnya sesuai dengan labelnya. Sering kita temui itu, beras yang dibeli bulan ini berbeda kualitasnya dengan beras yang dibeli bulan berikutnya, padahal beras itu merknya sama, labelnya sama tapi kualitasnya berbeda, sehingga dengan adanya sidak itu diharapkan tidak ada oknum yang nakal,” terangnya.

 

(KALTENG POS, Selasa 13 Juni 2017)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *