BERITA PEMDA

Pelayanan E-KTP Utamakan Warga Kobar

Perekaman E-KTP sebenarnya bisa dilakukan di manapun masyarakat berada. Mereka tidak harus kembali ke tempat mereka sesuai dengan  kartu identitas yang mereka miliki.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kobar, Agus Suparji Minggu (2/10) siang. Menurutnya untuk pelayanan perekaman dan percetakan Elektronik KTP (E-KTP) bagi warga luar Kobar sebenarnya bisa dilakukan di Disdukcapil Kobar.

Bisa saja, tidak hanya di Kobar tapi di seluruh Indonesia, itu aplikasi rekam dan cetak E-KTP di luar domisili  namanya,” ujarnya.

Namun lanjut Agus, karena keterbatasan jatah blangko E-KTP maka Disdukcapil lebih memprioritaskan warga Kobar. Karena aplikasi tersebut erat dukungannya dengan  kecukupan stok blangko E-KTP terbatas. Sehingga aplikasi rekam dan cetak E-KTP bagi warga luar  Kobar belum bisa dilakukan,” katanya.

Ia menjelaskan, kemudahan pelayanan E-KTP tersebut merupakan salah satu terobosan yang diputuskan oleh Dirjen Dukcapil Kemendagri. Namun sementara ini masih banyak daerah yang belum melaksanakan karena berbagai kendala.

“Secara umum kita di Disdukcapil mendukung langkah tersebut karena akan sangat mempermudah masyarakat. Dan memang seharusnya semua bisa direkam dan dicetak dimana saja, asalkan suplai blangko untuk kebutuhan E-KTP di suatu daerah itu sudah tercukupi,” papar Agus Suparji.

Sampai saat ini lanjutnya Disdukcapail hanya dijatah sekitar 1000 lembar blangko E-KTP tiap kali mengajukan penambahan. Sedangkan bisa ditotal, masih ada sekitar 13 ribu warga Kobar  yang membutuhkan blangko E-KTP itu.

“Jatah blangko itu dihitung dari jumlah penduduk yang sudah merekam, berapa yang sudah cetak dan tidak ada kelebihan untuk mengakomodir yang ganti status perkawinan, E-KTP hilang ataupun E-KTP rusak,” pungkas Agus.

Ditambahkannya dengan kondisi kebutuhan blangko E-KTP yang masih kurang itu, maka akan sangat sulit bila harus melayani perekaman dan percetakan E-KTP untuk warga ber KTP luar daerah yang berdomisili di Kabupaten Kobar.

“Tapi info terakhir dana untuk penganggaran blangko E-KTP dari pemerintah pusat sudah bisa digunakan. Dan semoga dalam waktu dekat  bisa segera direalisasikan sehingga kebutuhan blangko E-KTP bisa tercukupi,” tambah Agus Suparji. (sumber radar sampit, 3 Oktober 2016)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *