BERITA PEMDA

Dana PKH Mulai Disalurkan

Puluhan orang Senin (28/12) pagi nampak memadati Kantor Pos Kotawaringin Lama (Kolam) di Jalan Pangkalan Muntai RT 6 Kelurahan Kotawaringin Hulu Kecamatan Kolam. Kehadiran mereka menantikan pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama.
Tri Nanda Bayu petugas pendamping PKH Kabupaten Kotawaringin Barat untuk wilayah Kolam yang langsung memantau pencairan dana tersebut mengatakan, di Kolam terdapat 49 penerima dana PKH.
“PKH adalah program pemberian uang tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang sudah ditetapkan dengan melaksanakan kewajiban,” terangnya.
Dilanjutkannya persyaratan tersebut dapat berupa kehadiran di fasilitas pendidikan misalnya bagian anak usia sekolah, atau kehadiran di fasilitas kesehatan bagi anak balita atau bagi ibu hamil.
Tri menugaskan, sasaran utamanya peserta PKH adalah Keluarga Sangat Miskin (KSM), kemudian ibu hamil, memiliki anak sekolah, memiliki balita dan anak prasekolah. Sedangkan syarat untuk pencairan dana, peserta PKH cukup membawa fotocopy dan Kartu Keluarga, serta buku rapor untuk membuktikan anak yang usia sekolah benar-benar bersekolah.
Ditambahkan Tri, dana PKH dalam setahun akan disalurkan dalam empat tahap. Dengan jumlah besaran dana masing-masing peserta PKH berbeda sesuai kriteria yang sudah ditetapkan.
“Pencairan dana bisa dikurangi atau dihentikan apabila tidak memenuhi kewajibannya. Peserta PKH juga diwajibkan memenuhi persyaratan dan komitmen untuk ikut berperan aktif dalam kegiatan pendidikan anak dan kesehatan keluarga, terutama ibu dan anak,” pangkasnya.
Camat Kolam Teguh Winarto yang juga langsung mengawasi pencairan dana PKH berharap peserta PKH Kolam setelah menerima haknya juga melaksanakan kewajibannya.
Dari pantauan pencairan dana PKH berjalan lancar. Tercatat peserta penerima dana PKH terbesar Rp 925 ribu dan yang paling kecil sebesar Rp 237.500. Dan biasanya yang terdaftar menjadi penerima bantuan adalah kepala keluarga, namun berbeda pada PKH penerima menggunakan nama istri. (sumber radar sampit, 29 Desember 2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *