BERITA PEMDA

Warga Miskin Tak Perlu Repot Bayar Pengobatan

web

Sebanyak 65 ribu warga Kabupaten Kotawaringin Barat telah mempunyai jaminan kesehatan, baik melalui Kartu Kobar Sehat (KKS) maupun Jamkesmas. Program KKS merupakan program yang dibiayai pemerintah daerah, sedangkan Jamkesmas adalah program pusat.
Yuli, warga Kecamatan Kotawaringin Lama yang pernah menderita batu ginjal, mengaku merasakan manfaat KKS. Selama berobat di puskesmas, dia hanya perlu menyodorkan KKS yang dibagikan oleh Bupati Kobar beberapa waktu lalu. Semua biayanya benar-benar gratis.
“Tidak hanya di puskesmas saja, tapi saat dirujuk di ruamh sakit juga sama. Semua biaya obat dan sebagainya itu memang gratis,” kata Yuli kemarin siang.
Sebelum dirinya mempunyai kartu KKS tersebut, suaminya sudah sering masuk rumah sakit. Dia pun harus mengurus surat miskin. Terkadang yang dibilang gratis, masih ada tambahan beli obat sendiri. Tapi sekarang dari awal masuk hingga dirawat bahkan sampai penyakitnya berangsur pulih tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun untuk biaya pengobatan. Jadi dampaknya memang sangat bagus, jadi tidak perlu repot lagi mengurus kartu miskin,” ujarnya.
Sebagai petani sayuran yang penghasilannya tidak tetap, Yuli berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten yang sudah membantu warga miskin memperoleh layanan kesehatan gratis. “Kalau saya sendiri berobat dengan penyakit saya ini tentunya menghabiskan uang jutaan rupiah. Tapi dengan adanya KKS, saya sangat terbantukan. Saya ini hanya penjual sayur keliling yang penghasilannya tidak jelas, yang kadang habis dan kadang tidak laku. Sementara itu Bupati Kobar Ujang Iskandar mengatakan, KKS untuk masyarakat kurang mampu ini kiranya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk berobat.
Layanan kesehatan dijamin dari kartu KKS dan semuanya tanpa dipungut biaya. “Ini tahun kedua dari KKS yang telah kita berikan kepada masyarakat. Sebagian itu dimasukkan ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dimana program berobat gratis ini merupakan salah satu keinginan saya dari dulu serta janji saya kepada masyarakat. Maka dari itu kartu KKS tersebut kiranya dapat digunakan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati menghimbau agar KKS yang sudah diterima masyarakat agar jangan disalahgunakan misalnya dijual kepada orang lain. “Jangan sampai KKS jatuh ke orang lain. Karena kartu KKS ini bisa berobat gratis dan hak untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan itu sangat mahal sekali harganya. KKS juga bisa digunakan untuk berobat di rumah sakit di luar Pangkalan Bun, yakni seperti halnya RSUD dr. Murjani Sampit, RSUD Doris Silvanus dan RSUD Ulin Banjarmasin,” bebernya. (sumber radar sampit, 02 Juli 2014)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *